Tips Untuk Mainboard Berbasis AMD


Bagi kamu yang menggunakan mainboard berbasis AMD, tips berikut dapat membantu kamu untuk memelihara mainboard. Besarnya panas yang dihasilkan oleh perangkat berbasis AMD memang masih jadi pemicu utama terjadinya berbagai masalah pada mainboard AMD.Ciri-ciri dari mainboard yang berbasis AMD adalah digunakannya prosesor yang berjenis AMD seperti Duron, Athlon, dan Phenom. Untuk langkah-langkah pemeliharaan, kamu bisa lakukan tips berikut :

  1. Memakai Fan Casing Tambahan
  2. Dengan memakai fan casing tambahan, panas yang dikeluarkan oleh prosesor akan terbantu untuk dikeluarkan juga dari casing sehingga sirkulasi udara pada casing menjadi lebih teratur. Hal ini juga tentunya akan mengurangi panas didalam mainboard itu sendiri. Biasanya pada casing terdapat 1 – 4 tempat untuk memasang fan casing tambahan, baik didepan casing ataupun dibelakang.

  3. Perhatikan Kondisi Mainboard
  4. Perhatikan pada papan mainboard kamu, jika ujung konduktornya [berbentuk seperti kapsul] sudah mulai mekar [mengembang ke atas] maka segeralah mengganti mainboard kamu, sebab ini menunjukkan kekuatan mainboard sudah mulai lemah. Cepat atau lambat, mainboard kamu pasti akan segera “pensiun”. Memang panas yang tinggi memicu komponen pada mainboard menjadi tidak stabil dan kurang bertahan lama.

  5. Waspada Terhadap Overclock
  6. Overclock adalah meningkatkan kemampuan suatu perangkat “melebihi kapasitasnya”. Misal prosesor kamu berkecepatan 2.0 Ghz, maka jika di-oveclock bisa menjadi 2.3 Ghz, 2.5 Ghz dan sebagainya. Dengan kata lain, ocerclock adalah “memaksa” suatu perangkat untuk bekerja di atas kemampuan normalnya.

    Jika kamu hendak melakukan overclock [prosesor misalnya], perhatikan terhadap komponen-komponen lainnya, termasuk mainboard. Kamu jangan hanya terfokus untuk melakukan overclock tanpa melihat komponen lainnya. Sebagai catatan, melakukan tindakan overclock akan berpengaruh terhadap komponen lainnya. Tidak di overclock pun, suhu didalam mainboard sudah tinggi. Meskipun prosesor kamu support untuk overclock tapi tidak memperhatikan kondisi mainboard, maka mainboard kamu akan timbul berbagai masalah. Lebih baik kamu lihat di buku panduan terlebih dahulu, apa yang mesti kamu lakukan jika hendak melakukan tindakan overclock, ikuti anjuran dari pihak produsen.

    Saat ini, tidak hanya prosesor yang bisa di overclock, perangkat lain pun sudah mendukung  proses overclock, seperti VGA Card ataupun RAM.


  1. Wow I Never know that,nice article

    Go go blog




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: